Cara Membuat Plester Dinding Tahan Lama Dengan Menggunakan Semen Conch

 Semen conch merupakan merek semen yang kini mulai di kenal luas di Indonesia dan dijadikan sebagai semen dalam proses pemlesteran dinding. Plester dinding termasuk kedalam tahapan finishing dalam pembuatan bangunan. Pemlesteran dinding dilakukan ketika susunan batu bata untuk tembok bangunan telah jadi, sehingga menutupi batu bata yang tersusun dan membuat permukaanya menjadi halus. Selain menutupi susunan bata, pemlesteran juga bertujuan untuk memperkuat dinding.

Mengapa Semen Merek Conch Cocok Untuk Membuat Plester Dinding

Sering ditemui retakan-retakan pada plesteran dinding, sehingga mengurangi kekokohan dan kerapihan dinding. Retakan-retakan pada dinding muncul karena semen yang digunakan terlalu cepat mengeras setelah proses pengadukan dengan pasir dan air. Semen merek conch yang bisa anda dapatkan di sales semen conch resmi memiliki ketahanan yang bagus untuk tidak cepat mengeras setelah di campurkan dengan air dan pasir.

Daya tahan semen merk conch tersebut membuat hasil plesteran menjadi lebih kuat dan terhindar dari retakan. Karakteristik yang tidak cepat mengeras juga sangat cocok digunakan bila anda butuh waktu yang cukup panjang untuk mengaplikasikan adukan pada proyek bangunan anda. Kelebihan lainnya, semen merk conch jga memiliki daya tahan yang kuat dan tidak mudah mengelupas. Hal ini akan menjaga cat dinding tidak mudah mengelupas atau pecah.

 

Cara Membuat Adukan Plester

Untuk membuat plester dinding, dibutuhkan adukan yang terdiri dari semen, pasir, dan air. Kualitas plester dinding sangat dipengaruhi oleh jenis semen yang anda gunakan. Penggunaan semen merek conch sangat direkomendasikan untuk menghasilkan plesteran dinding yang kuat dan halus. Anda bisa mendapatkanya di berbagai toko bangunan yang bahkan kini juga menyediakan jasa pengiriman semen Jakarta.

Berikut cara untuk membuat plester dinding yang kuat, tahan lama, dan terhindar dari retakan:

  1. Pastikan bahwa susunan batu bata / batako pada dinding anda terdapat celah-celah dan kemudian siram dengan air secukupnya agar adukan plester bisa merekat lebih kuat.
  2. Buat pembatas ketebalan plester setebal 1-2 cm dengan menggunakan benang jagung yang ujung-ujungnya diikatkan pada paku yang di tempel, pada sisi-sisi bidang dinding yang akan diplester.
  3. Campurkan semen dan pasir dengan perbandingan 1:6. Tambahkan air secukupnya agar adukan tidak terlalu encer atau terlalu keras. Pastikan anda mendapatkan semen merek conch asli yang dijual sales semen conch
  4. Ambil adukan, lalu tempelkan pada dinding. Kemudian ratakan sehingga permukaan halus.
  5. Siram selama 3-7 hari dengan air secukupnya agar plester dinding semakin kuat.

 

Itulah cara membuat plester dinding yang kuat dan tahan lama. Untuk pemesanan semen, bila anda tidak ingin repot anda bisa langsung menghubungi kami. Kami juga menyediakan layanan pengiriman semen Jakarta agar anda tidak perlu bingung dan meluangkan waktu untuk stok semen bangunan anda.

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn
produk raja sukses tritunggal